More
    BerandaLingkunganKepala SMPN 24 Makassar Dorong Urban Farming dan Budaya Kebersihan di Lingkungan...

    Kepala SMPN 24 Makassar Dorong Urban Farming dan Budaya Kebersihan di Lingkungan Sekolah

    Makassar, Info-Netizen.Com — Kepala UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar, Rahmia, S.Pd, terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan nyaman melalui pelaksanaan berbagai program yang sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar.

    Salah satu program yang mendapat perhatian adalah urban farming atau pertanian perkotaan di lingkungan sekolah. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam mendorong pemanfaatan ruang secara produktif sekaligus menumbuhkan kepedulian warga sekolah terhadap lingkungan.

    Di bawah kepemimpinan Rahmia, kegiatan urban farming dikembangkan sebagai sarana edukasi bagi siswa. Para siswa tidak hanya diperkenalkan dengan cara menanam dan merawat tanaman, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar sekolah.

    READ  DLH Makassar Berikan masa Transisi 3 Bulan untuk Kebijakan Pemilahan Sampah

    Menurut Rahmia, keberadaan urban farming di sekolah memiliki nilai edukatif yang cukup besar. Selain membuat lingkungan sekolah terlihat lebih hijau dan asri, kegiatan tersebut dapat membangun karakter siswa agar lebih peduli, bertanggung jawab, dan memiliki kecintaan terhadap lingkungan.

    “Sekolah bukan hanya tempat untuk memberikan pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi tempat untuk membentuk karakter dan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan,” ujar Rahmia saat diwawancarai di sekolahnya, Selasa (8/9/26).

    Selain urban farming, perhatian terhadap kebersihan sekolah juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan lingkungan UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar. Kebersihan tidak hanya ditempatkan sebagai kegiatan rutin, tetapi diupayakan menjadi budaya yang tumbuh dari kesadaran seluruh warga sekolah.

    READ  Kepala SDN Gaddong II Ajak Media dan Masyarakat Lihat Langsung Kondisi Sekolah

    Para siswa diarahkan untuk membiasakan diri menjaga kebersihan ruang kelas, halaman, serta fasilitas sekolah. Penanaman nilai-nilai kebersihan tersebut diharapkan dapat membentuk perilaku positif yang tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga terbawa dalam kehidupan sehari-hari.

    Rahmia menilai, lingkungan sekolah yang bersih dan hijau akan memberikan suasana belajar yang lebih nyaman bagi siswa maupun guru. Karena itu, keterlibatan seluruh warga sekolah menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program lingkungan.

    “Kebersihan harus menjadi kebiasaan dan bagian dari karakter. Kalau sejak di sekolah anak-anak sudah terbiasa menjaga kebersihan dan merawat tanaman, nilai itu akan mereka bawa ke lingkungan keluarga dan masyarakat,” katanya.

    Pelaksanaan urban farming dan penguatan budaya kebersihan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar terhadap berbagai program Pemerintah Kota Makassar di bidang lingkungan dan pembangunan sumber daya manusia.

    READ  SDN Gaddong 2 Gelar BIAS dan POPM, Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak

    Melalui langkah tersebut, sekolah diharapkan tidak hanya menghasilkan siswa yang berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter peduli lingkungan, disiplin, serta mampu mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.

    (*)

    Must Read

    spot_imgspot_img